JUAL PRODUK ANDA

Anda bisa pasang IKLAN pada www.misykat.net dengan posisi banner atas, sisi kiri dan kanan. Kontak Chat WA: 0895-3755-29394

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

Komunitas MISYKAT
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Marifat al-Quran (17): Pembawa Berita Gembira dan Peringatan [by Kholid Al-Walid]

image

Al-Quran memiliki dua dimensi dalam memberikan petunjuk bagi umat manusia. "Basyiran" (Berita Gembira) dan "Naziran" (Peringatan): 

تَنْزِيْلٌ مِّنَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۚ

كِتٰبٌ فُصِّلَتْ اٰيٰتُهٗ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لِّقَوْمٍ يَّعْلَمُوْنَۙ بشِيْرًا وَّنَذِيْرًاۚ فَاَعْرَضَ اَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُوْنَ

"(Al-Qur'an ini) diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Kitab yang ayat-ayatnya dijelaskan, bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui yang membawa berita gembira dan peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling (darinya) serta tidak mendengarkan." (QS 41:2-4) 

Dengan bahasa yang gamblang al-Qur'an mengabarkan berita gembira bagi orang yang bertakwa: 

فَاِنَّمَا يَسَّرْنٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ الْمُتَّقِيْنَ

"Maka sungguh, telah Kami mudahkan (Al-Qur'an) itu dengan bahasamu (Muhammad), agar dengan itu engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa." (QS 19:97) 

Di antara kabar gembira itu al-Qur'an mengabarkan nikmat yang akan di dapatkan orang-orang beriman dalam kehidupan berikutnya: 

وَاَمَّا مَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهٗ جَزَاۤءً ۨالْحُسْنٰىۚ وَسَنَقُوْلُ لَهٗ مِنْ اَمْرِنَا يُسْرًا ۗ

 "Ada pun orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka dia mendapat (pahala) yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami sampaikan kepadanya perintah kami yang mudah-mudah.” (QS 18:88)

Bahkan Allah SWT siapkan tempat khusus yang penuh kenikmatan:

 قُلْ اَذٰلِكَ خَيْرٌ اَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ  كَانَتْ لَهُمْ جَزَاۤءً وَّمَصِيْرًا لهُمْ فِيْهَا مَا يَشَاۤءُوْنَ خٰلِدِيْنَۗ  كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعْدًا مَّسْـُٔوْلًا

"Katakanlah (Muhammad), “Apakah (azab) seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?” Bagi mereka segala yang mereka kehendaki ada di dalamnya (surga), mereka kekal (di dalamnya). Itulah janji Tuhanmu yang pantas dimohonkan (kepada-Nya)." (QS 25:15-16)

Berita gembira bukan hanya semata motivasi akan tetapi janji Allah SWT yang pasti terjadi sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT bagi hamba yang beriman.

Sedangkan dimensi kedua Alquran adalah Pemberi Peringatan yang berusaha menyadarkan orang-orang yang kafir dan menolak untuk berjalan dijalan kebenaran:

يٰسۤ ۚ والْقُرْاٰنِ الْحَكِيْمِۙ إنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۙ علٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍۗ تنْزِيْلَ الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِۙ لتُنْذِرَ قَوْمًا مَّآ اُنْذِرَ اٰبَاۤؤُهُمْ فَهُمْ غٰفِلُوْنَ

"Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah, sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang, agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. (QS 36:1-6)

Al-Qur'an memberitakan ancaman akan balasan yang pedih bagi manusia yang tak mengindahkan petunjuk Allah SWT: 

 ۗ فَاَعْرِضُوْا عَنْهُمْ ۗ اِنَّهُمْ رِجْسٌۙ وَّمَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُ جَزَاۤءً ۢبِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

 "Maka berpalinglah dari mereka; karena sesungguhnya mereka itu berjiwa kotor dan tempat mereka neraka Jahanam, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan." (QS 9:95) 

Ada banyak peringatan al-Qur'an agar manusia keembali ke jalan yang lurus namun sayangnya kebanyakan orang-orang kafir tidak mengindahkan peringatan al-Qur'an ini: 

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ

 "Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman." (QS 2:6)

Bagi orang-orang beriman ayat-ayat yang mengabarkan tentang beragam nikmat yang akan Allah SWT berikan kelak tentu akan membuatnya semakin tunduk dan taat atas perintah Allah SWT dan Peringatan membuat dirinya berusaha keras menjaga agar tidak jatuh pada ancaman Allah SWT. Namun bagi orang-orang yang hatinya telah mati apapun bentuk berita gembira serta peringatan yang disampaikaan al-Qur'an dihadapan mereka tidak memiliki nilai apapun. Padahal ancaman Allah SWT pasti terjadi. 

Karenanya ketika kita membaca ayat-ayat yang memberitakan berita gembira mohonlah kepada Allah SWT utk mendapatkannya dan ketika kita membaca ayat-ayat peringatan mohonlah kepada Allah SWT agar di jauhkan dari ancaman-Nya. *** 

Kholid Al-Walid adalah Dosen STFI Sadra Jakarta

Sun, 10 May 2020 @06:34

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved