JUAL PRODUK ANDA

Anda bisa pasang IKLAN pada www.misykat.net dengan posisi banner atas, sisi kiri dan kanan. Kontak Chat WA: 0895-3755-29394

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

Komunitas MISYKAT
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Ilmuwan Muslim dan Penemuan Ilmiah [by Mulyadhi Kartanegara]

image

Dunia Islam telah memiliki ilmuwan-ilmuwan di bidang yang sangat luas seperti kimia, fisika, minerologi, botani, zoologi, anatomi, kedokteran, astronomi, geologi, geografi, metereologi dan lainnya. Berikut ini sedikit mengenal tokoh ilmuwan Muslim sesuai dengan bidangnya: 

Bapak Kimia: Jabir b. Hayyan

Kita mengenal misalnya Jabir b. Hayyan, sebagai ahli kimia, yang telah mengubah kimia dari sifatnya yang spekulatif menjadi kajian ilmiah. Ia telah menghasilkan karya-karya kimiawi yang luar biasa besarnya, dalam apa yang dikenal sebagai “Geberian Corpus.” Korpus Jabirian ini, dikatakan, memuat sekitar tiga ribu karya kimia yang dinisbatkan kepada Jâbir b. Hayyân.

Tokoh-tokoh kedokteran: Al-Razi, Ibn Sina dan Ibn Nafis

Dalam bidang kedokteran, dunia Islam telah melahirkan banyak sekali ahli kedokteran yang terkenal, bukan hanya di dunia Islam, tetapi juga dunia Internasional, seperti al-Râzî, Ibn Sînâ dan Ibn Nafîs. Al-Râzî dikenal dengan kitabnya al-Hâwî, yang merupakan kitab induk kedokteran, setebal 20 jilid. Sementara Ibn Sînâ dikenal dengan karya medisnya yang lebih populer daripada al-Hâwî, yang berjudul al-Qânûn fî al-Thibb. Kitab ini telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa Eropa dan digunakan sebagai buku daras selama lebih dari 500 tahun di universitas-universitas Eropa.

Selain itu, walaupun tidak seterkenal kedua karya yang telah kita singgung di atas, kita juga memiliki sebuah karya medis yang lebih besar (80 jilid), berjudul al-Syâmil fî Shinâ‘at al-Thibbiyyah, karangan Ibn Nafis, ahli kedokteran Siria abad ketiga belas

Tokoh bidang Optik: Ibn Haitsam

Sementara itu di bidang optika—yang termasuk pada ilmu fisika,—kita mengenal sebuah buku besar yang berjudul al-Manâzhir yang ditulis oleh Ibn Haytsam. Kitab al-Manâzhir, terdiri dari tujuh jilid ini, membahas tentang teori penglihatan (direct vision). Di dalamnya dikaji tentang (1) teori penglihatan secara umum, yang membahas tentang sifat-sifat penglihatan, pengaruh cahaya atas penglihatan dan struktur fisiologis mata, (2) tentang sifat-sifat benda yang dapat dilihat, dan (3) kesalahan-kesalahan yang bisa terjadi pada pandangan, dan sebab-sebabnya. Karya ini sekarang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Profesor A.I. Sabra, dari Harvard University, dengan judul The Optics of Ibn Haythâm. Kitab ini patut dikaji lebih dalam dan, seperti dikatakan Nasr, telah banyak memengaruhi banyak ilmuwan Barat, seperti Roger Bacon, Vitello dan Kepler.

Selain kitab-kitab di atas, informasi ilmiah juga dapat ditemukan dalam karya-karya umum filsafat, seperti Rasâ’il Ikhwân al-Shafâ’, yang membahas seluruh cabang ilmu termasuk matematika, fisika dan metafisika, dan juga kitab al-Syifâ’ karangan Ibn Sînâ, yang merupakan kitab besar filsafat dan ilmu pengetahuan (lebih dari 6330 halaman). Kitab ini juga mendiskusikan berbagai kajian ilmiah, dari mulai logika, metafisika, matematika dan fisika, termasuk di dalamnya pembahasan tentang minerologi, botani, zoologi, farmakologi, astronomi dan lain-lain dari seluruh cabang ilmu pengetahuan yang dikenal pada masanya. ***

Mulyadhi Kartanegara adalah Pakar Filsafat Islam


Wed, 13 May 2020 @05:46

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved