AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

Minat beli buku klik covernya
image

 

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Marifat al-Quran (21): Membaca al-Quran Menambah Keimanan [by Kholid Al Walid]

image

Alquran menjanjikan bagi hamba yang membaca al-Qur'an dengan benar maka dirinya akan termasuk ke dalam golongan orang yang beriman: 

اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يَتْلُوْنَهٗ حَقَّ تِلَاوَتِهٖۗ اُولٰۤىِٕكَ يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ ۗ

"Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya." (QS 2:121) 

Membaca al-Qur'an yang sebagaimana mestinya tentulah harus memenuhi beberapa hal: 

Pertama, mengawali pembacaan al-Qur'an dengan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan Syaithon: 

فَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

Maka apabila engkau (Muhammad) hendak membaca Al-Qur'an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk." (QS 16:168) 

Kedua, membaca dengan perlahan-lahan menikmati al-Qur'an sebagai hidangan Ilahiah: 

 وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

 "Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan." (73:4) 

Ketiga, meresapi setiap ayat yang dibaca dan berusaha menangkap pesan yang disampaikan al-Qur'an: 

اَفَلَا يَتَدَبَّرُوْنَ الْقُرْاٰنَ اَمْ عَلٰى قُلُوْبٍ اَقْفَالُهَا

 "Maka tidakkah mereka menghayati Al-Qur'an ataukah hati mereka sudah terkunci?" (QS 47:24).

 Keempat, menjadikan al-Qur'an sebagai petunjuk kehidupan:

 اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰنَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ

 "Sungguh, Al-Qur'an ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus" (QS 17:9).

 Kelima, mengikuti apa yang diajarkan al-Qur'an:

 اِتَّبِعُوْا مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَ

 "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti selain Dia sebagai pemimpin. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran." (QS 7:3)

 Sekiranya dalam proses membaca al-Qur'an kita berusaha mengikuti tahap-tahap di atas maka al-Qur'an akan meresap jauh ke dalam relung jiwa kita, menguatkan jiwa kita dan tentu saja menambah keimanan kita:

 اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ

 "Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal" (QS 8:2). 

Marilah kita hindari membaca al-Quran seperti yang di sabdakan Rasulullah Saw: "Akan datang satu zaman Alquran hanya sampai ke tenggorokan. Mereka membaca al-Qur'an dan al-Qur'an melaknat mereka." 

Siapa mereka yang disebutkan Nabi Saw itu? Merekalah Khawarij modern. Selalu membaca al-Qur'an, tapi jiwa mereka penuh kebencian dan mengeras bagaikan batu atau lebih keras lagi. Semoga kita terlindung dari hal yang seperti itu. *** 

Kholid Al-Walid adalah Dosen Filsafat Islam

 

 

 

Thu, 14 May 2020 @07:23

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved