JUAL PRODUK ANDA

Anda bisa pasang IKLAN pada www.misykat.net dengan posisi banner atas, sisi kiri dan kanan. Kontak Chat WA: 0895-3755-29394

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

Komunitas MISYKAT
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Marifat al-Quran (26): Al-Quran Fitrah Insaniyyah [by Kholid Al-Walid]

image

Fitrah adalah elemen di dalam diri manusia yang Allah SWT berikan agar manusia mengenal dan berjalan menuju-Nya. Dorongan menyukai keindahan, kebaikan dan kesempurnaan merupakan dorongan fitrah agar manusia terus mencari sumber keindahan, kebaikan dan kesempurnaan yang tidak lain adalah Allah SWT. 

Namun sayangnya kebanyakan manusia lalai akan fitrahnya dan melupakan Allah SWT karena liputan dorongan material dan syahwatnya sehingga Allah SWT mengingatkan:

 وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰىهُمْ اَنْفُسَهُمْۗ  اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

 "Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik." (QS 59:19)

 Kelalaian manusia akan fitrah yang ada di dalam dirinya berimplikasi dan menyebabkan mereka jatuh kedalam neraka jahanam:

 وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِۖ  لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ  ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ 

"Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai" (QS 7:179) 

Untuk menyadarkan kembali manusia dari kealalaian atas fitrahnya Allah SWT mengutus Nabi-Nya untuk mengigatkan kembali fitrah yang mereka lalaikan selama ini:

 وَبِالْحَقِّ اَنْزَلْنٰهُ وَبِالْحَقِّ نَزَلَۗ وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا مُبَشِّرًا وَّنَذِيْرًاۘ

 "Dan Kami turunkan (Al-Qur'an) itu dengan sebenarnya dan (Al-Qur'an) itu turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami mengutus engkau (Muhammad), hanya sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan." (QS 17:105)

 Kehadiran Nabi Saw untuk mengingatkan kembali manusia yang telah lalai dari fitrahnya. Karenanya Allah SWT menyebutkan bahwa Rasulullah Saw sebagai pengingat:

 فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ

 "Maka berilah peringatan karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan." (QS 88:21)

 Alquran merupakan kitab suci yang menuntun kembali manusia untuk kembali hidup dalam kesadaran fitrahnya dan kembali menyadari hakikat asli diri mereka:

 بِالْبَيِّنٰتِ وَالزُّبُرِۗ وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ اِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ

 "(mereka Kami utus) dengan membawa keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan Ad-Dzikr (Al-Qur'an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan" (QS 16:44).

 Ad-Dzikir bermakna pengigat bagi manusia atas kelalaian mereka karena hanya manusia lalai yang pantas diingatkan. Al-Qur'an membuka kembali kesadaran akan fitrah manusia sehingga manusia dapat kembali mengenali sumber dari segala sumber kebaikan dan kesempurnaan. Mengingatkan kembali akan fitrah Ilahiah yang ada di dalam dirinya untuk mengikuti agama yang kokoh yang mengasah kembali fitrah mereka untuk kembali berjalan menuju Allah SWT:

 فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًاۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَاۗ  لَا تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُۙ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَۙ

 "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" (QS 30: 30). 

Melalui alquran fitrah suci manusia kembali bercahaya dan menyadari hakikat asli mereka sebagai makhluk yang sempurna dan berjalan menuju puncak kesempurnaan yang tidak lain adalah Allah SWT. *** 

Kholid Al-Walid adalah Doktor bidang Filsafat Islam

 

Tue, 19 May 2020 @10:02

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved