JUAL PRODUK ANDA

Anda bisa pasang IKLAN pada www.misykat.net dengan posisi banner atas, sisi kiri dan kanan. Kontak Chat WA: 0895-3755-29394

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

Komunitas MISYKAT
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Marifat al-Quran (27): Al-Quran Jalan Tunggal Menuju Kesalehan [by Kholid Al Walid]

image

 

Kesalehan adalah sifat yang menunjukkan ketundukan kepada Allah SWT dalam melaksanakan perintah dan larangan-Nya. Nabi-nabi Allah SWT di dalam al-Qur'an diberitakan menempati posisi ini: 

وَوَهَبْنَا لَهٗٓ اِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَۗ  كُلًّا هَدَيْنَا وَنُوْحًا هَدَيْنَا مِنْ قَبْلُ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهٖ دَاوٗدَ وَسُلَيْمٰنَ وَاَيُّوْبَ وَيُوْسُفَ وَمُوْسٰى وَهٰرُوْنَ ۗوَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَۙ وَزَكَرِيَّا وَيَحْيٰى وَعِيْسٰى وَاِلْيَاسَۗ  كُلٌّ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَۙ

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya. Kepada masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan sebelum itu Kami telah memberi petunjuk kepada Nuh, dan kepada sebagian dari keturunannya (Ibrahim) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang saleh" (QS 6:84-85). 

Ketika Al-Qur'an memperkenalkan para Nabi sebagai hamba yang shaleh menunjukkan bahwa keshalehan adalah derajat yang tinggi yang dapat dicapai manusia. 

Tak dapat dipungkiri dalam hal ini al-Qur'an adalah satu-satunya kitab suci yang secara detail menunjukkan jalan dan membimbing manusia untuk sampai pada derajat tersebut. Di antara tuntunan itu: 

يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِۗ وَاُولٰۤىِٕكَ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

"Mereka beriman kepada Allah dan hari akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang saleh" (QS 3:114).

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ لَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

"Sungguh, orang-orang yang beriman, mengerjakan amal shaleh, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati." (QS 2:277) 

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِى الصّٰلِحِيْنَ

"Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan mereka pasti akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang yang saleh."(QS 29:9)

Ayat-ayat di atas menunjukkan syarat-syarat utama untuk memiliki sifat keshalehan dan ada banyak lagi tuntunan yang disampaikan al-Qur'an terkait upaya untuk mecapai derajat Sholihin. Bahkan beragam kisah para Nabi as yang dipaparkan al-Qur'an dalam rangka menunjukkan contoh amal perbuatan yang menyampaikan mereka pada derajat tersebut. 

Mengapa al-Qur'an begitu luar biasa memberikan tuntunan untuk menggapai derajat ini? Karena Rahmat Allah SWT yang bersifat khusus hanya akan meliputi hamba-Nya yang saleh: 

وَاَدْخَلْنٰهُ فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ ࣖ

 "Dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; sesungguhnya dia termasuk golongan orang yang saleh." (QS 21:75) 

Maka ketika seorang hamba sudah berada dalam Rahmat-Nya Allah SWT memberikan balasan yang luar biasa: 

اَهٰٓؤُلَاۤءِ الَّذِيْنَ اَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍۗ  اُدْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَآ اَنْتُمْ تَحْزَنُوْنَ

 "Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah, bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?” (Allah berfirman), “Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu tidak pula akan bersedih hati.” (QS 7:49) 

Dari sini kita menyaksikan bahwa Allah SWT menurunkan al-Qur'an untuk menjadi wasilah bagi seorang hamba menggapai derajat keshalehan dan masuk ke dalam perlindungan Allah SWT: 

اِنَّ وَلِيِّ َۧ اللّٰهُ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتٰبَۖ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصّٰلِحِيْنَ

 "Sesungguhnya pelindungku adalah Allah yang telah menurunkan Kitab (Alquran). Dia melindungi orang-orang saleh." (QS 7:196)

 Karenanya jika kita ingin meniti jalan menjadi hamba Allah SWT yang saleh satu-satunya jalan adalah dengan Membaca dan mengikuti tuntunan al-Qur'an. ***

 Kholid Al-Walid adalah Dosen STFI Sadra Jakarta

 

 

Wed, 20 May 2020 @06:01

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved