Minat beli buku klik covernya
image

 

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Sesat Cinta [by Fajruddin Muchtar]

image

Dari jauh, Nabi Ya'qub sudah mengatakan, "Aku dapati aroma Yusuf." Mengapa hanya Nabi Ya'qub yang mencium aroma Nabi Yusuf? Itu satu pembahasan menarik saya dan akan dituliskannya nanti. Tulisan kali ini berkaitan dengan jawaban saudara-saudara Yusuf kepada bapaknya saat Nabi Ya'qub mencium aroma Yusuf.  

Al-Quran menyebutkan jawaban saudara-saudara Yusuf, "Demi Allah, sesungguhnya kamu masih dalam kekeliruanmu yang dahulu" (Yusuf/12: 95).  

Diriwayatkan dari Imam Ja'far Shadiq as, dalam kumpulan karya Al-Sullami bahwa makna dhalal dalam ayat ini bukan kekeliruan, namun kecintaan. Cinta disebut kesesatan karena banyak cinta yang membuat tersesat. 

Anak-anak Nabi Ya'qub menganggap kecintaan mendalam ayahnya kepada Yusuf membuatnya tak bisa mengontrol diri dan berkata yang tidak-tidak. Padahal menurut Al-Qur'an kecintaan Nabi Ya'qub kepada Yusuf adalah kecintaan sejati pada cahaya Ilahi. Sedangkan kecintaan saudara-saudara Yusuf terletak pada hal yang bendawi, duniawi.  

Ini juga bisa menjelaskan makna al-dhalin dalam surat al-Fatihah. Mereka yang terombang ambing dalam kecintaan yang tidak Ilahi, adalah orang-orang tersesat. Lalu, kita mintakan kepada Allah agar kecintaan kita berada dalam jalan yang lurus.   

 

Yusuf yang hilang dari bumi Kanaan

Akan kembali: jangan berduka!

Jangan berduka! Dalam sedih

 

Mawar akan berbunga dari bawah lantai ini

Dan di hadapan siksa rahasia

Hati akan menundukkan muka

 

O hati ngilu, kegembiraan akan datang

Damailah kau wahai otak yang compang-camping

Disebabkan cinta, jangan berduka!


(Syair Hafiz)

 

***

Fajruddin Muchtar, Pengasuh Pesantren Al-Mushthafa Cijapati Kabupaten Bandung


Sun, 7 Jun 2020 @13:58

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved