Realisasi-Diri Sebagai Aktualisasi-Diri (3) [Prof Mulyadhi Kartanegara]

image

Tersebarlah kabar bahwa seorang Ibn Sina (w. 1037), filosof besar Muslim dengan semangat dan tekad yang sangat besar dan kecintaannya pada kebenaran, telah menyelesaikan 28.000 masalah filsafat yang diperdebatkan oleh rekan dan pendahulunya hanya dalam waktu 6 bulan dalam bukunya yang berjudul al-Inshaf (the Fair Judgement).

selengkapnya...

Thu, 18 Sep 2014 @17:55

Realisasi-Diri Sebagai Aktualisasi-Diri (2) [Prof Mulyadhi Kartanegara]

image

Pada bagian kedua ini, saya akan membahas tentang pengaktualan potensi diri, potensi diri itu sendiri telah kita bahas di bagian pertama. Bagaimana agar kita dapat mengaktualkan diri? Inilah pertanyaan kita sekarang. Untuk membahasnya saya akan coba tidak hanya berteori, tetapi mengambil contoh aktual dari orang-orang yang telah saya anggap berhasil merealisasikan atau mengaktualkan dirinya dalam kehidupan nyata mereka. Mari kita bahas satu-persatu.

selengkapnya...

Thu, 18 Sep 2014 @17:39

Realisasi-Diri Sebagai Aktualisasi-Diri (1) [Prof Mulyadhi Kartanegara]

image

Menurut Abraham Maslow, kebutuhan manusia yang paling tinggi, setelah makanan, cinta dan rasa aman adalah realisasi-diri. Menurut saya, realisasi-diri itu sama dengan aktualisasi-diri dan aktualisasi diri tak lain dari pada mengaktualkan segala potensi yang dimiliki oleh diri kita. Pertanyaannya: bagaimana mungkin kita mampu mengaktualkan diri; sementara kita tak tahu apa potensi-potensi diri kita. Oleh karena itu, saya ingin mendiskusikan potens-potensi diri yang Allah berikan kepada manusia, sebagai syarat bagi pengaktualan diri.

selengkapnya...

Wed, 17 Sep 2014 @20:19

Ghadir Khum, Saqifah, dan Penentangan Sahabat terhadap Nash Imamah

image

Seseorang mengirimkan e-mail dan bertanya tentang sahabat yang berjumlah 110 ribu orang yang hadir di ghadir khum. Dari peristiwa ghadir khum sampai wafat Rasulullah saw tidak kurang dari tujuh puluh hari. Di Ghadir Khum disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib ra menjadi imam/khalifah penerus Rasulullah saw. Semua sahabat menyambutnya. Hanya saja kenapa ketika wafat Nabi tidak ada yang mengingatkan tentang wasiat ghadir khum sehingga terjadi pemilihan Abu Bakar ra menjadi khalifah. Aneh sekali hanya tujuh puluh hari begitu cepat dilupakan. Benarkah sahabat yang ikut dalam Ghadir Khum sengaja melupakan atau peristiwa ghadir khum itu bukanlah berkaitan dengan khalifah setelah Rasulullah saw sehingga tidak perlu memegang wasiat Nabi?

selengkapnya...

Wed, 17 Sep 2014 @16:33

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved