AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Deradikalisasi Kampus [by Dr Asep Salahudin]

Politik kewargaan berangkat dari sikap kesadaran pentingnya membangun sebuah relasi kemanusiaan yang non diskriminatif. Bahwa multikulturalisme dan keragaman adalah takdir yang tak mungkin kita tampik. Keragaman alih-alih menjadi dasar saling menistakan, tapi menjadi pintu masuk menumbuhkan gotong royong. Dalam hal ini saya menjadi paham mengapa Bung Karno meringkus Pancasila itu menjadi eka sila, yaitu gotong royong.

selengkapnya...

Sun, 23 Sep 2018 @07:31

Di Solo Kebhinekaan Dicederai Kaum Intoleran

Untuk kesekian kalinya kebhinekaan negeri ini tercederai oleh tekanan dan aksi arogan kelompok intoleran. Kali ini lagi-lagi menimpa kaum minoritas Syiah. Acara peringatan Haul Asyura (20 September 2018) di Solo, yang semestinya syahdu dan khusyuk, tiba-tiba terusik oleh teriakan-teriakan massa intoleran sambil menggedor-gedor pintu. Tak lama berselang, polisi datang. Setelah dimediasi, akhirnya acara haul terpaksa dibubarkan; sesuai tuntutan massa intoleran yang menganggapnya acara sesat. Peserta haul pun diminta untuk segera meninggalkan lokasi.

selengkapnya...

Sat, 22 Sep 2018 @16:54

Said Aqil Siraj: Hormati Asyura Syiah, tetapi Kecam Cara Ritualnya

image

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siraj menyerukan kepada semua umat Muslim di Indonesia, khususnya kaum Nahdliyin, untuk menghormati ritual Asyura yang biasa diperingati kaum Syiah setiap 10 Muharam, tetapi mengecam cara-cara mereka yang menyakiti diri sendiri.

selengkapnya...

Sat, 22 Sep 2018 @13:59

Muslim tanpa Masjid [by Dr Asep Salahudin]

image

JUDUL di atas dipakai Kuntowijoyo untuk menggambarkan fenomena kebangkitan generasi muslim perkotaan yang memiliki perhatian terhadap agamanya, tapi tidak sempat mempelajari Islam secara utuh (kafah). Mereka belajar Islam tidak lewat jalur konvensional, semisal, surau, madrasah, atau perguruan tinggi Islam. Namun, melalui media sosial yang serbaselintas, tergesa-gesa, dan cenderung reduktif, mendiskusikan tema-tema keagamaan bukan melalui kitab kuning dan pengkajian memadai, tapi cukup lewat status seorang tokoh yang kemudian saling dikomentari satu dan lainnya.

selengkapnya...

Sat, 22 Sep 2018 @09:10

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 »

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved