Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

FACEBOOK & WHATSAPP

Fanpage Komunitas Misykat

WhatsApp Group: Kajian Islam

BERBAGI BUKU

Silakan tulis nama, alamat, dan WhatsApp pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Wajah Muhammad Saw dan Islam Nusantara: Imam Husain, Asyura, dan Keindonesiaan

image

Puncak tragedi asyura (10 Muharram) dengan terbunuhnya al Husain cucu Nabi Muhammad Saw. Di akhir kisah, anggota pasukan Ibn Ziyad, mendatangi al Husain yang sudah tersungkur dengan tombak yang menancap di dada al Husain, darah membasahi jenggotnya, penutup kepala al Husain yang pertama dipasangkan Nabi al Mustafa Muhammad Saw juga telah dilepaskan dari kepalanya. Kisah ini diceritakan dalam Maqtal yang masyhur seperti dalam kisah yang tulis oleh Sayyid Ibnu Thawus.

selengkapnya...

Tue, 3 Oct 2017 @21:02

Teater Turbah dalam Haul Cucu Rasulullah saw

image

Pertunjukan teater, Teater Turbah, kemarin (tanggal 1 Oktober 2017 dalam peringatan Haul Cucu Rasulullah saw yang diselenggarakan IJABI) sungguh luar biasa.

selengkapnya...

Tue, 3 Oct 2017 @20:56

Cara Bijak Leluhur Jawa Melawan Lupa Tragedi Karbala

image

Jika Anda bertanya kepada masyarakat Jawa, apa nama penyangga pintu yang terpasang di rumahnya, mereka akan menjawab: kusen. Mereka yakin, tanpa kusen, pintu rumah takkan jadi kokoh dan mudah roboh. Tapi pernahkan Anda menyangka bahwa nama kusen bukan hanya sekadar nama tanpa makna? Tahukah Anda bahwa ternyata inilah satu di antara banyak pesan tersembunyi dari ekspresi cinta masyarakat Jawa kepada keluarga Nabi yang disimbolkan melalui bagian penting dari sebuah rumah?

selengkapnya...

Wed, 27 Sep 2017 @12:16

Bubur Merah dan Bubur Putih [by Dadan Rusmana]

image

Masa kecilku di sekitar tahun 1975-1985-an masih sering menyaksikan beberapa pendudukan desa Melong, dan beberapa desa lainnya, di Cimahi Selatan kabupaten Bandung, menyuguhkan hidangan berupa bubur beureum (bubur merah) dan bubur bodas (bubur putih). Kebiasaan atau adat-istiadat ini dikenal oleh masyarakat Sunda Priangan sebagai tradisi ngabubur beureum jeung ngabubur bodas. Bubur ini, umumnya, dihidangkan bersamaan dalam sebuah piring kecil yang porsinya dibagi dua, yakni setengah untuk bubur merah, setengah lagi untuk bubur putih. Bubur merah terbuat dari beras ketan yang diberi gula merah [umumnya gula yang berasal dari gula kawung (aren)]. Sedangkan bubur putih terbuat dari beras yang diberi garam dan bumbu secukupnya.

selengkapnya...

Wed, 27 Sep 2017 @12:10

« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 »

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved