Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Artikel (5)

Keywords: aris comandante

Membaca Perempuan dan Islam dengan Kacamata Kritis [by Aris Comandante]

image

Wacana tentang perempuan adalah wacana yang tidak pernah habis digali, dibaca, diamati, dan diteliti. Ia hadir dalam beragam perspektik (subjek) dalam milieu yang beragam dari masa sejak diwacanakan dalam kitab Suci, interpretasi (tafsir) klasik, modern, hingga posmodern (kontemporer).

selengkapnya...

Mon, 22 Apr 2019 @09:51

Santri, Fiksi, dan Kitab Suci [by Aris Comandante]

image

Dunia santri tidak bisa dilepaskan dari sastra. Dari kata dasarnya yang diambil dari era pra-Islam Jawa sendiri (Hindhu-Buddha), Santri dari transformasi kata sastri dan cantrik. Sastri adalah pembaca sastra (dalam hal ini Kitab Suci), cantrik adalah kawula yang sedang berusaha memperoleh ilmu dari seorang Guru (Begawan, Rsi, Brahmin, Kyai).

selengkapnya...

Wed, 13 Feb 2019 @19:49

Belajar Filsafat bersama Sayyidina Ali [by Aris Comandante]

image

Ilmu adalah Cahaya, ungkap Sayyidina Ali dari Rasulullah. Jika matan yang sangat umum didengar oleh khalayak muslim hingga hari ini sahih adanya, maka hadis yang sangat singkat ini hanya bisa dijelaskan secara filosofis oleh pintu ilmu Nabi. Banyak penjelasan syar'i atas hadis ini, tapi tidak banyak penjelasan falsafi atasnya. Kenapa ilmu dimetaforkan sebagai cahaya itulah pertanyaan awal yang harus dimendasarkan. Manifestasi cahaya yang paling terang adalah matahari (sang surya). Jangkauan cahaya adalah cakrawala (aafaaq, ufuq). Cahaya siang hari menyinari dalam jangkauan, ufuk timur hingga ufuk barat. Semakin jauh dari cahaya, semakin sedikit mendapatkan pendarnya. Semakin dekat dari cahaya (matahari) semakin banyak pencerahan didapatkan.

selengkapnya...

Mon, 4 Feb 2019 @10:20

Sang Penerjemah [by Aris Comandante]

image

Kerja penerjemahan adalah kerja yang harus dihargai setara kerja penulisan Karya Ilmiah. Ada proses hermeneutik dan semiotik di dalamnya. Bukan hanya sekedar menerjemahkan dari satu kata ke kata lainnya dalam bahasa yang berbeda dari bahasa asli yang diterjemahkannya. Proses memilih diksi yang tepat dalam setiap kalimat, tanpa mereduksi makna dari kalimat asli adalah tugas yang mahaberat. Sama hal nya ketika Nabi harus menggunakan bahasa masyarakat Arab ketika menerjemahkan bahasa Tuhan, yang bahkan Musa pun harus pingsan berkali kali dan bukit Sinai hancur berkeping-keping oleh sedikit frekuensi Cahaya Tuhan.

selengkapnya...

Wed, 23 Jan 2019 @08:22

1 2 »

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved