Rubrik
Terbaru
Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Artikel (18)

Keywords: cahaya

Marifat al-Maad (22) [by Dr Kholid Al-Walid]

image

Al-Quran mengisyaratkan adanya tempat yang tinggi yang menjadi pembatas antara surga dan neraka. Di tempat itu para Nabi, Rasul dan para Kekasih Allah berada mereka mengenali keadaan mukmin dan Kafir, Ahli Surga dan Ahli Neraka. Di samping kanan mereka adalah orang-orang mukmin yang masih ditangguhkan masuk surga karena dosa-dosa dan disamping kiri mereka orang-orang munafik yang zhahir mereka menunjukkan sebagai orang yang beriman tapi bathin mereka penuh kemunafikan. Pada mereka disaksikan dua keadaan surga dan neraka. Tempat itu Allah sebut sebagai al-Araf.

selengkapnya...

Mon, 27 May 2019 @11:52

Marifat al-Maad: Memahami Perjalanan Kehidupan setelah Kematian (20) [by Dr Kholid Al-Walid]

image

FASE berikutnya dalam proses perjalanan di akhirat adalah proses melewati titian yang dalam istilah Al-Quran disebut sebagai al-Shirath (Jalan) atau al-Jisr (Jembatan): Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan (Shirath) ke neraka.

selengkapnya...

Mon, 27 May 2019 @11:34

Marifat al-Maad: Memahami Perjalanan Kehidupan setelah Kematian (10-11) [by Dr Kholid Al-Walid]

image

SIKSA kubur diisyaratkan Allah ketika Malaikat mendatangi dan menyiksa orang-orang yang zalim: Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: Dalam keadaan bagaimana kamu ini?

selengkapnya...

Thu, 16 May 2019 @08:12

Belajar Filsafat bersama Sayyidina Ali [by Aris Comandante]

image

Ilmu adalah Cahaya, ungkap Sayyidina Ali dari Rasulullah. Jika matan yang sangat umum didengar oleh khalayak muslim hingga hari ini sahih adanya, maka hadis yang sangat singkat ini hanya bisa dijelaskan secara filosofis oleh pintu ilmu Nabi. Banyak penjelasan syar'i atas hadis ini, tapi tidak banyak penjelasan falsafi atasnya. Kenapa ilmu dimetaforkan sebagai cahaya itulah pertanyaan awal yang harus dimendasarkan. Manifestasi cahaya yang paling terang adalah matahari (sang surya). Jangkauan cahaya adalah cakrawala (aafaaq, ufuq). Cahaya siang hari menyinari dalam jangkauan, ufuk timur hingga ufuk barat. Semakin jauh dari cahaya, semakin sedikit mendapatkan pendarnya. Semakin dekat dari cahaya (matahari) semakin banyak pencerahan didapatkan.

selengkapnya...

Mon, 4 Feb 2019 @10:20

1 2 3 4 5 »

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved