Minat beli buku klik covernya
image

 

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Artikel (6)

Keywords: merah

Sebelum Karbala Memerah Darah [by KH Jalaluddin Rakhmat]

image

Al-Husayn merintih di depan makam Rasulullah saw. Ia mengadukan semua kezaliman umat terhadap Ahlulbayt dan para pecintanya. Dengarkan Al-Husayn berkata kepada kakeknya: Salam bagimu, ya Rasulullah. Inilah aku, Al-Husayn putra Fathimah. Kesayanganmu putra kesayanganmu, cucumu, dan pusaka yang engkau amanahkan kepada umatmu. Saksikanlah, ya Nabi Allah, mereka telah menghinaku, menyia-nyiakan aku, dan tidak menjagaku. Aku mengadu padamu, sampai aku bertemu denganmu.

selengkapnya...

Sun, 8 Sep 2019 @06:24

Bubur Merah dan Bubur Putih [by Dadan Rusmana]

image

Masa kecilku di sekitar tahun 1975-1985-an masih sering menyaksikan beberapa pendudukan desa Melong, dan beberapa desa lainnya, di Cimahi Selatan kabupaten Bandung, menyuguhkan hidangan berupa bubur beureum (bubur merah) dan bubur bodas (bubur putih). Kebiasaan atau adat-istiadat ini dikenal oleh masyarakat Sunda Priangan sebagai tradisi ngabubur beureum jeung ngabubur bodas. Bubur ini, umumnya, dihidangkan bersamaan dalam sebuah piring kecil yang porsinya dibagi dua, yakni setengah untuk bubur merah, setengah lagi untuk bubur putih. Bubur merah terbuat dari beras ketan yang diberi gula merah [umumnya gula yang berasal dari gula kawung (aren)]. Sedangkan bubur putih terbuat dari beras yang diberi garam dan bumbu secukupnya.

selengkapnya...

Fri, 14 Sep 2018 @06:52

Menghormat Bendera Merah Putih

image

Kami menyimpulkan bahwa penghormatan bendera merah putih saat upacara tidak ada masalah dari segi hukum agama. Bendera merah putih sebagai simbol kenegaraan sudah sepatutnya dihargai oleh warga negara Indonesia. Sama halnya dengan warga negara lain, mereka harus menghormati simbol-simbol kenegaraan yang berlaku di daerahnya masing-masing.

selengkapnya...

Wed, 5 Jul 2017 @17:59

Buku Merah MUI : Palsu atau Asli?

image

Jutaan eksemplar buku saku: Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia, sejak awal terbitnya sampai saat ini selalu diklaim dan terus dikampanyekan pihak-pihak tertentu sebagai buku resmi lembaga MUI. Melalui acara propaganda anti-Syiah yang dikemas dalam bentuk seminar, buku itu pun gencar disebar dan dibagi-bagikan secara gratis ke seluruh pelosok Nusantara. Dalam hitungan sederhana, entah sudah berapa miliar rupiah biaya digelontorkan untuk mencetak dan menyebarkannya. Belum lagi biaya seminar yang selalu dijadikan ajang kamuflase forum ilmiah tapi faktanya tak lebih dari forum hujatan sepihak dari oknum-oknum anti ukhuwah, yang dalam sebulan bisa puluhan kali digelar serentak di beberapa kota besar di seluruh Indonesia.

selengkapnya...

Sat, 14 Mar 2015 @10:21

1 2 »

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved