AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK: Komunitas Misykat

BAHAN BACAAN

Artikel (41)

Keywords: mulyadhi

KEBEBASAN DAN TOLERANSI, MASIHKAH KITA MILIKI?

image

Ketika bicara kebebasan berpikir dan toleransi di negeri kita, Indonesia, dan setelah mengajar dan hidup di Malaysia dan Brunei, saya selalu membanggakan kebebasan berpikir dan keterbukaan masyakat kita terhadap perbagai ragam pemikiran bahkan pemikiran agama. Dan kebebasan berpikir seperti itu, menurut saya dan juga sudah saya tulis di buku-buku saya, adalah penting sebagai syarat bagi terbangunnya sebuah peradaban dan sintesa-sintesa besar dalam pemikiran manusia.

selengkapnya...

Wed, 25 Apr 2018 @13:28

NEGARA KORUP MENURUT AL-FARABI

image

Abu Nashr al-Farabi (w. 950 M.) membagi Negara (al-madinah) ke dalam dua bagian besar: Negara Utama (al-Madinah al-Fadhilah) dan negara bukan-utama (Ghayr al-Fadhilah), yang berbeda tingkatannya. Di antara negara yang bukan utama adalah: negara bodoh (al-Madinah al-Jahilah) dan negara fasik (al-Madinah al-Fasiqah).

selengkapnya...

Mon, 22 Jan 2018 @22:53

Mengapa Zat Tuhan Tidak Bisa Kita Ketahui? [by Mulyadhi Kartanegara]

image

Sudah lama para filosof berbicara tentang ketidakmungkinan kita mengenal zat atau esensi Tuhan sehingga muncullah istilah negative theology atau via negativa. Kaum Neo-Platonis menyebut Tuhan, the Great Unknown. Kaum Taois di Cina, pernah mengatakan, kalau ada orang yang mengatakan inilah Tao maka pasti itu bukanlah Tao. Budha sendiri juga memandang sia-sia orang menanyakan tentang hakikat Tuhan. Ketika ditanya apa itu Tuhan, beliau menjawab, lebih baik kita tidak menanyakan itu, tapi tanyakan bagaimana cara mendekatkan diri pada-Nya.

selengkapnya...

Wed, 17 Jan 2018 @15:28

Emosi, Inspirasi, dan Kreativitas [Prof Mulyadhi Kartanegara]

image

Pernah suatu saat di awal tahun1980an, saya begitu tertarik kepada filsafat, bermula dari filsafat Islam dan semakin terseret ke filsafat Barat yang sekuler atau ateistik. Hancurlah semua bangunan rapuh agama yang saya bina dari kampung halaman. Bahkan terus terang sayapun pernah mengalami krisis kepercayaan kepada ketuhanan. Tetapi setelah saya diselamatkan oleh tasawuf, terutama tasawuf Jalaluddin Rumi, dari ambang kehancuran akidah, barulah saya menyadari betapa bahayanya filsafat dan ideologi sekuler yang dipelajari dari filsafat barat pada saat itu, apalagi tanpa bimbingan yang benar.

selengkapnya...

Sat, 28 Oct 2017 @17:38

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 »

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved