Rubrik
Terbaru
Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Artikel (9)

Keywords: sayyidina

1 Dzulhijjah, Pernikahan Agung Sayyidina Ali dan Sayyidah Faathimah, salaamullah alaihima (3)

image

Maka keesokan harinya, Fatimah diantarkan pada Ali. Kedua insan pilihan Tuhan dipertautkan dalam ikatan kebahagiaan, ketaatan, perkhidmatan. Sungguh, merekalah teladan keluarga, teladan pernikahan, teladan penghormatan antara suami dan istri, antara ayah dan putri, antara umat dan Sang Nabi. Bagi persatuan mereka, bahkan langit bersuka cita. Bagi cinta mereka, seluruh semesta berpesta.

selengkapnya...

Wed, 31 Jul 2019 @20:56

1 Dzulhijjah, Pernikahan Agung Sayyidina Ali dan Sayyidah Faathimah, salaamullah alaihima (2)

image

Ammar menelusuri lorong-lorong pasar Madinah dan kembali dengan membawa beberapa perangkat: sehelai kain seharga tujuh dirham, kerudung senilai satu dirham, tirai, dipan Arabi sederhana yang terbuat dari kayu, dua kasur: yang satu dari wol yang lainnya dari serat kurma.

selengkapnya...

Wed, 31 Jul 2019 @20:55

1 Dzulhijjah, Pernikahan Agung Sayyidina Ali dan Sayyidah Faathimah, salaamullah alaihima (1)

image

Hari itu, tahun kedua setelah hijrah, Madinah tengah bahagia. Para pembesar mendatangi rumah Baginda. Telah sampai berita, Fathimah putri tercinta kini siap berumahtangga. Hanya saja, setiap orang yang datang pada Sang Nabi, kembali dengan wajah berseri, tapi tanya yang tersimpan di hati. Baginda menjawab santun sekali: amraha inda rabbiha. Perkara Fathimah ada di (tangan) Tuhannya. Perihal suami putri Sang Nabi rupanya ditentukan di langit tinggi.

selengkapnya...

Wed, 31 Jul 2019 @20:54

Belajar Filsafat bersama Sayyidina Ali [by Aris Comandante]

image

Ilmu adalah Cahaya, ungkap Sayyidina Ali dari Rasulullah. Jika matan yang sangat umum didengar oleh khalayak muslim hingga hari ini sahih adanya, maka hadis yang sangat singkat ini hanya bisa dijelaskan secara filosofis oleh pintu ilmu Nabi. Banyak penjelasan syar'i atas hadis ini, tapi tidak banyak penjelasan falsafi atasnya. Kenapa ilmu dimetaforkan sebagai cahaya itulah pertanyaan awal yang harus dimendasarkan. Manifestasi cahaya yang paling terang adalah matahari (sang surya). Jangkauan cahaya adalah cakrawala (aafaaq, ufuq). Cahaya siang hari menyinari dalam jangkauan, ufuk timur hingga ufuk barat. Semakin jauh dari cahaya, semakin sedikit mendapatkan pendarnya. Semakin dekat dari cahaya (matahari) semakin banyak pencerahan didapatkan.

selengkapnya...

Mon, 4 Feb 2019 @10:20

1 2 3 »

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved