AUDIO KAJIAN ISLAM

TATA CARA SHALAT

Tanya Jawab Islam
image

 

Flash Disk OTG Kajian Islam
image

.

Facebook Misykat
image

.

BAHAN BACAAN (Buku PDF)

Artikel (14)

Keywords: tahun

Miftah Fauzi Rakhmat: BAGAIKAN DEBU TERTIUP ANGIN (3)

image

Beberapa hari yang lalu, adik saya memposting sebuah video di grup keluarga. Perihal keluarga yang membanggakan saudaranya yang telah gugur di medan laga. Keluarga yang bangga karena punya saudara yang syahid di jalan agama.

selengkapnya...

Sun, 8 May 2016 @15:17

Miftah Fauzi Rakhmat: BAGAIKAN DEBU TERTIUP ANGIN (2)

image

Hari ini, saya berusia empatpuluh tahun. Sudah lama saya pikirkan saat ini. Ini waktu turning point. Ini saat setan datang mengelus pipi saya. Ini saat ia menyambut selamat datang. Ini saat ia menunggui saya lebih dari sebelumnya. Ini saat ia menyampaikan pesan: kalau kebaikan saya tak bertambah banyak, ia tambah sayang pada saya. Kalau keburukan tidak juga saya tinggalkan, ia tambah dekat dengan saya.

selengkapnya...

Sun, 8 May 2016 @15:13

Miftah Fauzi Rakhmat: BAGAIKAN DEBU TERTIUP ANGIN (1)

image

Usiaku, bagaikan debu tertiup angin. Sudah berpuluh tahun lalu, sejak saya belajar memainkan gitar pertama kali. Saya tak pernah bisa benar-benar memainkannya. Hanya nada-nada sederhana. Saya tak pernah tahu nada dasar suara saya di kunci apa, dan untuk memindahkan nada pada kunci berikutnya sepertinya memerlukan kalkulator tersendiri dalam otak saya. Yang terjadi, nada saya ke mana dan suara saya berlari ke arah sebaliknya. Karena itu, saya takjub dan kagum pada para musisi yang dengan cepat memindahkan jari mereka dari satu nada ke nada lainnya.

selengkapnya...

Sun, 8 May 2016 @15:04

Tahun ini, Asyura Menyapa Istimewa [Miftah Fauzi Rakhmat]

image

Tahun ini, Asyura kembali menyapa. Sepuluh hari pertama bulan baru Islam ditandai dengan warna dukacita. Baju hitam kukeluarkan. Tanda berkabung siap dimulai. Segala hal yang mengingatkanku pada Al-Husain aku kenakan. Ini cincin yang pernah menyentuh pusaramu. Ini dahi yang pernah sujud pada Tuhan di halaman keabadianmu. Ini bendera yang pernah berkibar di hadapanmu. Dan ini keluargaku, wahai Imam, yang kuharap beroleh syafaatmu. Ini aku dan sahabat-sahabatku, yang merindukanmu dari serpihan kisahmu yang telah mengoyak hati kami. Dan ia tak pernah berhenti berdarah. Inilah luka yang tak mau kusembuhkan.

selengkapnya...

Thu, 30 Oct 2014 @18:02

« 1 2 3

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved