Jalaluddin Rakhmat: Desertasi yang Mengguncang Kaum Takfiri

Kamis, 12 September 2013, adalah hari besar sejarah dakwah Ahlulbayt (as) dalam forum akademis di Indonesia. Hari yang akan menjadi tonggak berdirinya mazhab Syiah dengan tegak dan kokoh. Hari yang akan melahirkan banyak pembela, yang akan ikut merubah banyak nasib orang Syiah selama ini.

Ustadz Jalal (Jalaluddin Rakhmat) akan menjalankan ujian disertasinya dengan tema: Asal Usul Sunnah Sahabat yang akan mengantarkan berbagai perubahan dalam: Ulm al-Quran, Ulm al-Hadith, Ushl al-Fiqh, Fiqh Muqaran (fiqh berbagai mazhab), Tarikh, dan sampai kepada metode ilmu-ilmu Islam.

Hasilnya akan membuka penelitian-penelitian baru yang akan mengantarkan para peneliti kepada ajaran Ahlulbayt (as).

Penelitian ini juga menyebabkan Ust Jalal bolak-balik diancam dengan ancaman pidana penistaan agama. Bahkan sampai dihalalkan darah dan hartanya.

Inilah tradisi para ulama Ahlulbayt(as) sepanjang sejarah. Mereka menegakkan ajaran Ahlulbayt (as) dengan pena dan darahnya sekaligus. Mereka syahid bukan karena akhlaq yang buruk, tapi karena kekuatan hujjahnya.

Pada usia Ust Jalal yang ke-65 ini, ia hadiahkan seluruh hidupnya untuk   Al-Maksumin (as) dengan membuat disertasi untuk kepentingan dakwah Syiah.

Disertasi Ust Jalal menjadi sangat menarik karena: dilakukan dengan metodologi yang belum pernah ada sebelumnya. Disertasi yang menyebabkan UIN geger menghadapi daya tolak dan daya tarik Syiah skaligus.

Pertemuan para Profesor diselenggarakan oleh UIN dengan tema: Mempertahankan Kebebasan Akademis. Berbagai lembaga seperti Kemenag dan ormas-ormas Islam memberikan perhatian khusus sampai ke tingkat ancaman dan demonstasi.

Inilah satu-satunya ujian disertasi yang melibatkan berbagai aparat keamanan bekerja keras untuk melindungi para penguji dan yang diuji serta media massa sibuk mencari berita untuk mencatat hari brsejarah ini karena akan menentukan masa depan perkembangan Syiah ke depan.

Mata'anallah bi ulumihi wa hayatih. Mohon doakan Ustadz Jalal. Semoga ujian desertasinya sukses dan Allah SWT senantiasa membahagiakan kita dengan ilmu dan hidupnya. Semua yang dikerjakannya menjadi lisanna shidqin fill akhiriin baginya dan teladan indah bagi para pelanjutnya. *** (diambil dari sebuah milis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.